IntanFXDatasheet broker · edisi September 2026
No. dokumen
IFX-AN-S04
Revisi
Rev. A
Tanggal cek
September 2026
Status
Aktif

Seri S — Catatan aplikasi

Akun kurs tetap Rp10.000 vs kurs mengambang: membaca dampaknya pada saldo rupiah

Akun kurs tetap Rp10.000 dan akun kurs mengambang membuat setoran yang sama bernilai berbeda. Dua tabel ilustrasi menunjukkan dampaknya pada pip, untung, rugi, dan penarikan.

Ponsel di meja dengan notifikasi harga di layar kunci dan cahaya jingga
GBR. 1Ilustrasi ponsel dengan notifikasi harga di layar kunci.

Dua definisi dari dokumen pialang

Beberapa pialang lokal menawarkan dua cara mengonversi rupiah ke saldo dolar. FAQ Octa Investama merumuskannya dengan jelas: akun fixed rate atau kurs tetap memakai nilai tukar tetap 1 USD = Rp10.000, sedangkan akun floating rate memakai kurs dolar-rupiah yang berlaku saat setor dan tarik[1]. Angka Rp10.000 jauh dari kurs pasar pada 2026, ketika rupiah sempat melemah melewati Rp17.000 per dolar. Selisih besar inilah yang membuat kedua akun terasa sangat berbeda.

Satu setoran, dua hasil

Tabel 1 memakai setoran Rp2.000.000, posisi 0,01 lot EUR/USD (nilai pip US$0,10 menurut konvensi 1 lot = 100.000 unit), dan kurs ilustrasi Rp17.000 untuk akun floating. Semua angka adalah ilustrasi yang dihitung ulang, bukan penawaran.

Tabel 1 · Setoran Rp2.000.000 di dua jenis akun (kurs ilustrasi floating Rp17.000/USD)
UkuranFixed rate (Rp10.000)Floating (Rp17.000)
Saldo tercatatUS$200,00US$117,65
Nilai 1 pip, 0,01 lot EUR/USDUS$0,10 = Rp1.000US$0,10 = Rp1.700
1 pip sebagai porsi setoran0,050%0,085%
Untung US$30 lalu tarik semuaRp2.300.000Rp2.510.000 (bila kurs tetap Rp17.000)
Rugi US$50 lalu tarik semuaRp1.500.000Rp1.150.000 (bila kurs tetap Rp17.000)

Perhatikan dua hal. Pada akun fixed rate, saldo dolarnya lebih besar (US$200 dibanding US$117,65), sehingga setoran yang sama terasa "lebih lega". Namun setiap pip bernilai lebih sedikit dalam rupiah, yaitu Rp1.000, bukan Rp1.700. Pada akun floating, setiap pip bernilai lebih besar dalam rupiah, dan persentase untung maupun ruginya terhadap setoran juga lebih besar. Tidak ada yang otomatis lebih murah; yang berbeda adalah skalanya.

Akun floating membawa risiko kurs tambahan

Pada akun floating, saldo Anda pada dasarnya berbentuk dolar. Bila rupiah bergerak antara hari setor dan hari tarik, rupiah yang kembali ikut berubah, walau Anda tidak membuka posisi apa pun. Tabel 2 memperlihatkannya.

Tabel 2 · Akun floating: tarik tanpa transaksi pada kurs berbeda
Kurs saat tarikRupiah diterima dari US$117,65Selisih
Rp16.500Rp1.941.176−Rp58.824
Rp17.000Rp2.000.000Rp0
Rp17.500Rp2.058.824+Rp58.824

Dengan kata lain, pemegang akun floating menanggung dua sumber naik-turun: harga instrumen yang diperdagangkan dan kurs dolar-rupiah. Pada akun fixed rate, sumber kedua dihilangkan karena konversinya selalu Rp10.000.

Dampaknya pada ukuran posisi

Salah paham yang sering terjadi: karena saldo akun fixed rate terlihat lebih besar dalam dolar, orang merasa aman membuka lot lebih besar. Padahal yang dipertaruhkan tetap Rp2.000.000 yang sama. Cara aman menghitung ukuran posisi adalah dari rupiah: tentukan berapa rupiah yang sanggup hilang dalam satu transaksi, bagi dengan nilai rupiah per pip di akun Anda, lalu dapatkan jarak stop loss maksimum. Misalnya batas rugi Rp50.000 per transaksi: di akun fixed rate itu setara 50 pip pada 0,01 lot, di akun floating sekitar 29 pip.

Membaca spesifikasi akun dengan kacamata ini

  • Cari kalimat yang menyebut kurs konversi. Bila tertulis angka tetap, catat angkanya.
  • Cari apakah minimal setoran ditulis dalam rupiah atau dolar. MIFX menulis dalam rupiah (misalnya Rp500 ribu), Octa Investama dalam dolar (100 USD).
  • Tanyakan apakah jenis kurs bisa diubah setelah akun dibuka, dan apa konsekuensinya.
  • Periksa laporan transaksi: kurs yang dipakai saat setor dan tarik seharusnya tercantum.

Datasheet akun lengkap: Octa Investama dan MIFX. Soal bukti setor dan tarik, lihat IFX-AN-S02. Kurs referensi internasional seperti yang diterbitkan OANDA dibahas di IFX-DS-B02.

Peringatan risiko tinggi · batas mutlak

Transaksi berjangka dan CFD memakai margin, sehingga selisih harga kecil berlipat di saldo. Satu posisi yang salah ukuran dapat menghabiskan seluruh setoran, dan sebagian besar trader ritel pada akhirnya merugi. Memahami struktur pasar tidak mengurangi risiko harga.

Tanya jawab singkat

Apa arti akun fixed rate Rp10.000?

Setiap 1 USD di akun dikonversi dengan Rp10.000, baik saat setor maupun tarik, berapa pun kurs pasar. Definisi ini tertulis di FAQ Octa Investama (dicek September 2026).

Mana yang lebih murah, fixed rate atau floating?

Tidak ada yang otomatis lebih murah. Fixed rate membuat nilai rupiah per pip lebih kecil; floating membuat nilai rupiah per pip lebih besar dan menambah risiko kurs.

Mengapa uang yang ditarik dari akun floating bisa berkurang tanpa transaksi?

Karena saldo tersimpan dalam dolar. Jika kurs rupiah menguat antara hari setor dan tarik, rupiah yang kembali lebih sedikit.

Catatan kaki & sumber

  1. Situs resmi octa.co.id, halaman FAQ (definisi akun Fixed Rate/Kurs Tetap dan Floating Rate) — dibaca September 2026. ↩